10 Oleh-oleh Khas Surabaya yang wajib dicoba!

Oleh-oleh selalu jadi hal penting yang tidak boleh terlewatkan ketika kita bepergian keluar kota. Oleh-oleh khas Surabaya tidak hanya diburu oleh wisatawan. Anda sebagai warga asli Surabaya pun wajib membawa oleh-oleh khas kota pahlawan ini saat mengunjungi kerabat diluar kota untuk diperkenalkan pada mereka.

Nah, oleh karena itu Surabaya Travel merekomendasikan 10 oleh-oleh khas Surabaya yang cocok dijadikan buah tangan untuk keluarga di rumah dan tentunya wajib anda coba sebelum meninggalkan Kota Surabaya.

 

 

1. Cakue Peneleh

Anda wajib mencoba yang satu ini! Cakue merupakan salah satu jajanan legendaris Surabaya. Biasanya penjual jajanan ini menjajakan dagangannya berkeliling ke kampung-kampung menggunakan sepeda engkol. 

Cakue terbuat dari kombinasi ragi, tepung terigu, garam, baking powder, dan minyak sayur di aduk rata sampai kalis kemudian ditutup dengan plastik dan didiamkan selama 90 menit. Lalu adonan digilas sampai pipih, dipotong panjang-panjang dan digoreng dalam minyak panas. Rasa cakue yang gurih akan semakin enak jika memakannya dicocol dengan saus asam manis.

Cakue Peneleh pertama kali dirintis oleh Tjio Le Loe dan Kho Sioe Yan pada tahun 1988. Selain cakue peneleh ini memiliki varian rasa cakue udang ayam, yang membuat cakue peneleh spesial dan banyak diburu orang adalah wanginya yang khas dan rasa gurihnya yang pas.

2. Lapis Surabaya

Lapis Surabaya merupakan kudapan manis khas Surabaya yang disebut-sebut sebagai kue spikoe versi modern. Dimana kue ini memiliki beberapa lapis dengan berbagai varian rasa seperti brownies, pisang, choco pandan dan strawberry. 

Bahan utama pembuatan kue lapis adalah telur. Dalam pembuatan kue lapis membutuhkan 10 – 20 butir telur untuk satu loyang kue. Tidak heran jika harga kue ini terbilang cukup mahal. Namun, teksturnya lembut dan rasanya yang unik membuat kue ini digemari masyarakat luas dari segala usia. Lapis Surabaya yang terkenal di Surabaya adalah Lapis Kukus Pahlawan Surabaya.

3. Spikoe Resep Kuno

Sesungguhnya spikoe resep kuno merupakan kue lapis yang berasal dari Belanda. Dalam sejarahnya, Spikoe sendiri merupakan bahasa serapan dari bahasa Belanda yaitu Spekkoek (dibaca spiku), yang artinya kue lapis. Sama seperti lapis surabaya, kue ini terdiri dari beberapa lapis. Untuk spikoe resep kuno biasanya hanya tersedia rasa original, dengan dua lapis berwarna kuning dan coklat. Kue spikoe resep kuno menghadirkan rasa manis dari roti, dan asam dari kismis.

Resep yang digunakan merupakan resep turun temurun yang terjaga dan terjamin kualitas bahannya, sehingga memiliki citarasa yang khas. Kudapan manis yang satu ini memiliki tekstur yang lembut sehingga saat dimakan tidak seret di tenggorokan. 

4. Kue Bikang Peneleh

Kue bikang termasuk dalam salah satu jenis kue basah khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras. Kue ini banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional, bentuknya merekah seperti bunga mawar dengan warna-warni cerah menggugah selera siapa saja yang melihatnya. Teksturnya lembut dan memiliki serat plus rasa gurih dari santan yang dituangkan di atasnya saat kue hampir matang membuat kue ini memiliki rasa yang khas. Perpaduan antara manis dan gurih. 

Di Surabaya terkenal dengan Kue bikang peneleh, bahan yang digunakan sama dengan kue bikang pada umumnya. Namun, pewarna yang digunakan alami. Hijau dari pandan, warna coklat dari coklat bubuk. Seperti namanya, Kue bikang peneleh berlokasi di Jln. Peneleh 32-34, Surabaya.

5. Sambal Bu Rudy

Kuliner sambal yang sangat populer di Surabaya ini menjadi oleh-oleh wajib dari Surabaya yang harus anda bawa pulang ke kampung halaman. Makanan khas Jawa Timur khususnya Surabaya identik dengan rasa pedasnya. Tidak heran jika Sambal Bu Rudy menjadi heritage kota Surabaya. 

Produk sambal Bu Rudy tersedia dalam berbagai macam varian mulai dari sambal teri, sambal ijo, sambal petis, sambal bajak hingga sambal bawang. Sambal Bu Rudy memiliki ciri khas tersendiri, yaitu terdapat rasa udang di dalamnya. Anda bisa datang langsung ke salah satu cabang terbesarnya yaitu di Jl. Dharmahusada No. 140. Tersedia juga oleh-oleh khas Surabaya lainnya seperti Ikan asin layur, otak-otak bandeng, bandeng presto, dll.

6. Abon Sapi Padmosusastro

Padmosusastro adalah nama jalan di Surabaya yang berada di kelurahan Pakis, kecamatan Sawahan. Di jalan ini setidaknya ada enam rumah tangga pengusaha abon sapi. Abon Ibu Sarti adalah penggagas utama di kawasan Padmosusastro. 

Resep andalan dari abon ini terletak pada santannya yang kental. Meski olahannya bebas dari bahan pengawet namun abon sapi padmosusastro bisa bertahan hingga enam bulan sejak proses produksi. Abon Sapi Padmosusastro tersedia rasa manis dan pedas.

7. Almond Crispy

Almond Crispy termasuk camilan kering khas Surabaya yang rasanya manis, gurih, dan creamy dengan paduan almond plus keju sebagai toppingnya. Belum lengkap rasanya jika ke Surabaya tidak mencicipi Almond Crispy. Cita rasanya yang lezat dijamin membuat siapa saja yang mencicipinya pengen nambah lagi dan lagi. Seakan-akan anda terhipnotis oleh camilan modern ini.

Almond crispy menyediakan beberapa varian rasa, yaitu rasa original, green tea, mocca, strawberry, durian dan coklat. Bentuknya bulat pipih tampak classy dengan taburan almond dan keju diatasnya membuat camilan ini digemari banyak orang. Anda bisa menemukan camilan ini di beberapa toko oleh-oleh Surabaya. Rate harga yang ditawarkan camilan Almond Crispy berkisar dari Rp. 45.000 – Rp. 60.000. Tenang saja harga sebanding dengan kualitas rasa. Coba saja deh, pasti ketagihan!

8. Kerupuk ikan kenjeran

Daerah kenjeran terkenal dengan hasil lautnya. Hal ini pun tidak lain karena Kenjeran merupakan wilayah perbatasan Surabaya dengan selat madura. Sehingga mayoritas warga yang tinggal disana berprofesi sebagai nelayan. Jadi tidak heran jika kenjeran terkenal sebagai pusat oleh-oleh ikan. 

Hasil laut yang melimpah tersebut kemudian diolah menjadi berbagai macam kerupuk ikan. Ada varian kerupuk kerang, kerupuk cumi, kerupuk biasa, dan kerupuk rumput laut. Anda bisa mendapatkan olahan kerupuk yang masih mentah atau yang sudah siap dimakan.  

9. Siropen Telasih

Siropen telasih merupakan minuman khas Surabaya yang diproduksi sejak tahun 1923. Awalnya siropen telasih dikembangkan oleh pengusaha Belanda yang saat itu tinggal di Surabaya, sekaligus Siropen Telasih adalah pabrik sirup pertama di Indonesia. Dulu, sebelum pabrik ini jatuh ke tangan Indonesia Siropen Telasih hanya untuk kalangan bangsawan. 

Pembuatan sirup ini masih menggunakan cara konvensional agar rasa dan aromanya tidak berubah, tidak salah kalau rasa sirup ini memiliki ciri khas tersendiri. Dari segi rasa siropen Telasih punya banyak varian seperti rasa mawar, frambozen, leci, melon, cocopandan, vanili, melon, arbei, dan jeruk keprok.

10. Kaos Cak Cuk

Cak cuk adalah trademark resmi dari kaos oblong khas Surabaya. Cak cuk berasal dari dua kata yaitu cak yang merupakan panggilan untuk kakak (laki-laki) sedangkan cuk merupakan umpatan dalam bahasa Suroboyoan. Tidak hanya kaos, Distro cak cuk juga memproduksi cinderamata lainnya seperti pin, magnet, patung, mug, dan remi. Cak Cuk Surabaya tidak membuka cabang di luar kota Surabaya. Jika anda penasaran dengan kaosnya bisa langsung datang ke outlet resmi Cak Cuk Surabaya.


Nah, itulah 10 oleh-oleh khas Surabaya yang wajib anda cicipi saat berkunjung ke Kota Surabaya. Selamat mencoba!

ADVERTISEMENT

PARTNERS

ARTIKEL TERBARU

ADVERTISEMENT

Posted in

Leave a Comment