SMA Negeri 5 Surabaya

SMA Negeri 5 Surabaya adalah salah satu Sekolah Menengah Atas favorit dan terbaik di Surabaya maupun Jawa Timur. Sekolah ini terkenal dengan prestasi akademik dan non akademiknya hingga diberi julukan “Pusat Cendekiawan Surabaya”. Sekolah ini juga memiliki sebutan Smalabaya yang artinya SMA Negeri 5 Surabaya.

Sejarah singkat SMA Negeri 5 Surabaya

SMA Negeri 5 Surabaya berada di Jalan Kusumabangsa No.21, Surabaya dan termasuk dalam bagian SMA kompleks di Surabaya. SMA kompleks di Surabaya terdiri dari 4 sekolah yaitu SMA Negeri 5 Surabaya, SMA Negeri 1 Surabaya, SMA Negeri 2 Surabaya, dan SMA Negeri 9 Surabaya. Gedung SMA kompleks ini dulunya bekas HBS atau Hogere Burger School pada zaman pemerintahan Belanda yang muridnya dikhususkan untuk warga Belanda dan warga elite pribumi. SMA kompleks ini dibangun pada tahun 1923 oleh arsitek J Gesber.

Hari kelahiran SMA Negeri 5 Surabaya ditetapkan saat terbentuknya persatuan pelajar yang disebut Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) pada tanggal 18 Oktober 1957. Dahulu, SMA Negeri 5 Surabaya ini merupakan hasil pemisahan dari SMA II/B atau SMAN 2 yang dibuka pada tanggal 1 Agustus 1957. Pada saat itu SMA Negeri 5 Surabaya masih bernama SMA V/B dan pada tahun 1963 diubah menjadi seperti sekarang.

Ekskul SMA Negeri 5 Surabaya

Di SMA Negeri 5 Surabaya memiliki banyak ekstrakurikuler yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh siswanya untuk mengembangkan potensi dan bakat dalam berbagai bidang. Ekstrakurikuler yang ada di SMA Negeri 5 Surabaya sebagai berikut :

  • Pramuka
  • SSKI (Sub Seksi Kerohanian Islam)
  • SSKP (Sub Seksi Kerohanian Protestan)
  • SSKK (Sub Seksi Kerohanian Katolik)
  • SSKH (Sub Seksi Kerohanian Hindu)
  • Paralela (Palang Merah Remaja Lima)
  • Voli
  • Taekwondo
  • PAS-Q V (Paskibra 5)
  • Smalapala (Smala Pecinta Alam)
  • Joer-V (Jurnalistik
  • Robotika
  • SFC & FFW (Basket putra dan putri)
  • Dan masih banyak lagi

Selain kegiatan ekstrakurikuler yang banyak, SMA Negeri 5 Surabaya ini juga memiliki tradisi yang unik. Dahulu sebelum tahun 2008, SMA Negeri 5 Surabaya ini memiliki tradisi “generasi” yang konon katanya dapat mengakrabkan antara senior dan junior. Tradisi generasi ini terwujud dan dikenal dengan sebutan TG atau Temu Generasi yang biasanya diselenggarakan pada saat selesai kegiatan MOS. pada saat itulah terjadi ajang perkenalan antara senior dan junior. Selain tradisi generasi, di SMA Negeri 5 Surabaya juga memiliki tradisi unik yang lain seperti cheerleader yang dimainkan oleh para lelaki dan dibantu oleh para perempuan untuk menyiapkan kebutuhan serta menjadi pelatih cheers.

Alumni SMA Negeri Surabaya

Tak hanya memiliki ekstrakurikuler yang banyak dan tradisi yang unik, SMA Negeri 5 Surabaya ini juga melahirkan orang-orang hebat seperti wali kota Surabaya yaitu Tri Rismaharini, Lis Hartono atau dikenal dengan Cak Lontong, Gombloh penyanyi Indonesia tahun 80-an dan salah satu youtuber terkenal yaitu Jerome Polin Sijabat yang sekaligus penerima beasiswa kuliah di Jepang.

Leave a Comment